Home Fokus Nasional SI BOCAH MALANG

SI BOCAH MALANG

245

Oleh: Resti Andini Wahidin

Teriakan gamang hingga remang

Diantara ilalang-ilalang jalang

Ia datang, membawa rongsokan dengan senyum mengambang

Matanya berbinar,

Kala sekarung barang bekas digantikan dengan lembaran-lembaran kertas

Ia berlari kencang,

Mencari warung nasi

Katanya sudah tidak makan selama dua hari

Bocah malang

Seharusnya karung seberat itu bukan engkau yang menyandang

Tapi apa boleh dikata,

Kemiskinan semakin meningkat angkanya

Dan kelaparan telah mengancam nyawa

Lantas, dimana hati nurani penguasa?

Dimana janji-janji pemimpin yang katanya akan memberantas kemiskinan dan kelaparan yang kini semakin meraja?

Apa ini hanya janji-janji penenang?

Atau hanya sebatas iming-iming agar dikemudian pemilihan ia akan menang?

Akh, sibocah malang

Kembali tersenyum padaku

Dengan membawa sekarung barang bekas dengan kaki tanpa alas.

 

Samadua, Juli 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here