Home Aceh Puisi Aceh-Changchun

Puisi Aceh-Changchun

207
0

Oleh ; Syarifah Huswatun Miswar

Bulan dicabik kabut awan pekat malam ini

berlalu pungguk berpesan panjang lebar tentang negri

Seberang samudra bertepi tanpa pasti

Sehati dua patah kata terlontar dalam bisu sunyi pagi

Bulan lalu saat gemuruh wabah menyambar negri sejuta dinasti

Aku tersekap diantara rindu angin gurutee dibawah mentari

 

Sudah………

Tugas ini hampir ku selesaikan sedikit lagi

Niat hati ingin pulang setelah tunai segala janji

Untung buntung umur kan segera ku tunaikan dengan izin Ilahi

Tapi mungkin lupa ku satu yang pasti

Pergantian abad disambut cerita ngeri

Aku mungkin tak bisa kembali dalam waktu yang telah dinanti

Dan Aceh-Changchun belum tahu episode lanjutannya nanti

 

Pesan angin ku terima setiap ku berserah diri

Suka cita, rindu dendam, kenangan menguras emosi

Panggilan Ummi, Kakak, Adik, handai taulan silih berganti

Apatah daya…

Tak siapa yang tahu pasti musibah ini berakhir dan pergi

Aceh-Changchun, rindu yang di cabik waktu

Changchun,19 april 2020

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here