Home Fokus Nasional Pakaian Ketakwaan Bagi Muslimah

Pakaian Ketakwaan Bagi Muslimah

96
0

Oleh : Umu Rahmah, S.IP

Seingat saya dari dulu sampai sekarang saya hanya memiliki koleksi jilbab (baju gamis) dan kerudung yang bisa dihitung jari. Bahkan teman, murid dan ustazahku hafal pakaian yang kukenakan.

Tak ada yang spesial dan mewah, semuanya sekedar sederhana saja. Bahkan mamak sering mengingatkan untuk membeli pakaian, biar tak kelihatan pakai itu-itu saja. Kalau mamak sudah begini, saya hanya senyum saja.

Saya tahu dalam kehidupan bersosial kita harus memperhatikan penampilan. Dan saya juga belajar tentang Public relation, selain komunikasi penampilan adalah hal yang penting diutamakan.

Meskipun begitu bagi seorang Muslimah nilai kesopanan dan kebersihan dalam berpakaian adalah hal yang dianjurkan syariat.
Islam menjelaskan bagaimana konsep berpakaian bagi Muslimah. Hal paling ditekankan adalah menutup aurat (sopan) dan sesuai dengan syariat.

Konsep ini memberikan nilai kenyamanan dan sesuai fitrah seorang Muslimah. Sedangkan kemewahan tidak dibahas di sana. Kecuali terdapat larangan menggunakan pakaian syuhrah (mewah terlalu mencolok).

Tujuh tahun sudah saya berhijrah dan Alhamdulillah konsep syariat ini pula saya jadikan lifestyle kehidupan saya. Semoga tetap Istiqomah sampai kapan pun.

Bagi saya pribadi ketika standar syariat sudah saya jalankan dan membuat saya nyaman, rasa-rasanya mencari selain dari itu sudah tak menjadi prioritas lagi.

Dan percayalah. Prinsip seperti ini terinstall dengan sendirinya ketika kita sungguh-sungguh mengkaji Islam dan berilmu kepada orang-orang hebat terdahulu.

Bunda Fatimah Binti Nabi Muhammad. Anak seorang Rasul sekaligus pemimpin terhebat hingga sekarang. Seorang Muslimah yang luar biasa kecerdasannya, berilmu serta lembut akhlaknya.

Bunda Fatimah memiliki hijab yang terdapat 12 tambalan. Ketika sahabat merasa iba padanya. Rasul berkata “ Biarkan saja.Kelak nanti Fatimah Binti Muhammad adalah pemimpin para wanita untuk memasuki surga”. Masyaallah, sungguh terharu.

Padahal Bunda Fatimah bisa saja meminta kepada sang Ayah pakaian terbaik dan sutra terlembut untuk membalut kulit halusnya. Tapi hal itu tidak pernah terbesit pada Fatimah.

Bagi dia pakaian yang dia kenakan adalah pakaian terbaik, pakaian ketakwaan dan cerminan keimanan. Luar biasa Fatimah Binti Rasulullah.

Kita pun begitu. Menjelang lebaran ini jangan terlalu latah termakan promosi dan diskon besar-besaran. Belum tentu yang ingin kita beli adalah standar kenyamanan untuk kita pakai.

Sebagai Muslimah yang ingin mencontohi Bunda Fatimah, maka bijak-bijaklah menggunakan harta.

Layaknya Fatimah yang amanah dengan harta suaminya dan sangat dicintai Rasulullah.

Semoga Muslimah yang amanah dan taat syariat sama halnya dengan Bunda Fatimah yang dicintai Rasulullah. Tidakkah kita menginginkan itu ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here