Home Aceh New Normal Dalam Pandangan Mahasiswa

New Normal Dalam Pandangan Mahasiswa

70
0
By : Zikratul Maulia
Sudah lama ini pemerintah telah menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tinggal dirumah saja. Ini karena penyebaran virus corona atau covid 19 kian massif. Bagi masyarakat mungkin situasi itu terasa sangat jenuh, karena cuman hanya bisa menetap dirumah saja sedangkan perekonomian kian menipis serta tidak bisa bekerja dan beraktivitas diluar.
Akan tetapi, Seiring berjalannya waktu suasana karantina dirumah tidak bisa terus menerus di lanjutkan sebab ditinjau dari perekonomian masyarakat dan negara kian krisis.Dan baru-baru ini Pemerintah kembali menetapkan new normal kepada seluruh masyarakat sehingga Aktivitas di luar rumah mulai berjalan, walaupun dengan beragam peraturan agar kita tetap tercegah dari penularan virus Corona.
Istilah new normal ialah dimana menstabilkan kondisi untuk menangani covid 19 dengan penormalan dalam aspek sosial dan perekonomian masyarakat. Pada saat new normal ini masyarakat tetap di himbau untuk menjaga dan mendengarkan protokol kesehatan guna penyebaran virus tidak makin berkelanjutan. Keadaan mulai kembali seperti semula dimana semua tempat seperti restoran,toko, sekolah, dan taman bermain sudah dibuka dengan tetap memperhatikan keamanan kesehatan.
Akan tetapi Berbeda dengan keadaan mahasiswa, sebagian dari mereka setuju dengan  penerapan new normal ini namun sebagian nya lagi masih terlihat bimbang dikarenakan minimnya kajian atau riset tentang dampak new normal jika diterapkan di Indonesia.
Selain itu, kebimbangan dirasakan karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah atas kebijakan yang ditetapkan membuat masyarakat  menjadi bingung, sehingga pelaksanaannya menjadi tidak sesuai. Ada yang beraktivitas diluar rumah namun terlihat tampil biasa saja tanpa menggunakan masker atau membawa handsatinizer.
Bagi mereka yang tahu bahwa perekonomian penting sebab masa ini negara jadi kewalahan, maka new normal jadi solusi untuk memperbaiki krisis ekonomi negara. Tidak hanya itu new normal juga untuk menghilangkan stres atau bisa untuk refreshing karena memang dirumah saja selama tiga bulan ini membuat sekian orang terganggu psikologisnya.
Tanggapan mahasiswa mengenai new normal tentu saja suatu ketidaksiapan karena mereka berpendapat jika new normal ini diberlakukan terlalu lama,  bisa saja kasus yang akan terjangkit virus Covid-19 akan melunjak dan makin kian mewabah kemanapun, seperti yang dikatakan WHO akhir-akhir ini.
Memang solusi untuk sekarang yang dipilih oleh pemerintah hanyalah new normal. Untuk selanjutnya pemerintah terus mencari solusi terbaik agar keadaan kembali membaik dan bumi lekas sembuh.
Mahasiswa juga ikut menyarankan kepada pemerintah agar belajar mengajar terus dilakukan secara online saja,  karena jika dilanjutkan dengan belajar tatap muka maka mahasiswa harus kembali dari kampung halaman untuk kembali ke kampus.
Mahasiswa tentu saja dari berbagai daerah, jikalau belajar harus di lakukan tatap muka maka biaya transportasi harus disiapkan sedangkan situasi ekonomi keluarga tidak mendukung hal tersebut.
Dan belum lagi kegiatan belajar hanya tinggal beberapa pertemuan saja dan hampir mendekati ujian akhir. Namun, beberapa  dari mahasiswa yang lain ingin offline. Meski demikian, akan ada pengecualian tertentu.
Seperti untuk mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir diberikan kesempatan untuk tetap belajar di kampus dengan mematuhi protokol kesehatan yang  sesuai dengan aturan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.
Saya berharap dalam keadaan new normal ini hendaknya masyarakat mengantisipasi ketika melakukan aktivitas diluar rumah, dan juga tidak mendatangi kerumunan dan bahkan harus tetap melakukan sosial distancing. Walau bagaimanapun keadaan sudah membaik akan tetapi wabah virus ini belum berakhir.
Virus korona ini  bukanlah hal yang bisa dianggap enteng dia bisa menular dari satu orang penderita korona kepada orang lain 2 atau bahkan 3 orang. Sedemikian ganasnya virus ini hingga menyebabkan kematian.
Kita ikuti aturan-aturan yang sudah disepakati dan diperintahkan oleh negara agar semua malapetaka ini cepat berakhir. Dan kita sebagai pelajar atau mahasiswa tetap terus belajar walau tidak bisa dilakukan tatap muka dan jika tidak berkepentingan lebih baik jangan keluar rumah.
Kita harap agar kondisi ini cepat membaik supaya  nantinya kita bisa merasakan suasana belajar tatap muka kembali pada semester depan dan bisa melakukan aktivitas di universitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here