Home Aceh GAME ONLINE DI KALANGAN MUDA MILLENIAL 

GAME ONLINE DI KALANGAN MUDA MILLENIAL 

109
0

Oleh: Herlisa, Mahasiswi Uin Ar-Raniry, program Studi Sosiologi Agama.

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, merupakan ciri khas dari revolusi industri 4.0. seseorang dapat melakukan proses interaksi dengan mudah dan cepat , tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Salah satu ciri dari perkembangan teknologi yaitu munculnya internet. Internet adalah sistem jaringan komputer yang saling terhubung secara global dengan menggunakan paket protokol internet (TCP/IP) untuk menghubungkan perangkat keseluruh dunia. Dengan berkembangnya internet membawa dampak positif dan juga dampak negatif.

Diantara dampak positif internet yaitu seseorang dapat berkomunikasi dengan mudah, menemukan referensi belajar, dapat melakukan transfer knowledge keruang publik, dan lainnya. Diantara dampak negatifnya yaitu dilalaikan dengan berbagai hiburan dan permainan yang ada di internet. Seperti game online yang lagi marak-maraknya terjangkit di kalangan kaum muda.

Game online adalah permainan yang terhubung dengan jaringan internet , berbeda dengan game offline yang bisa dimainkan tanpa menggunakan jaringan internet. Ada berbagai macam model game online diantaranya ialah Mobile Legend, Clas of Clans, Free Fire, Call Of Dusty, Hago, PUBG Mobile dan lain sebagainya.

Generasi millenial termanjakan dengan berbagai hiburan permainan yang ada dalam gadged mereka, bahkan anak-anak dibawah umur juga sudah memilikinya, akibatnya anak-anak zaman sekarang betah berlama-lama menghabiskan waktu dirumah dari pada diluar rumah.

Dulunya orang tua mungkin merasa kesal karena anaknya bermain lupa waktu dan terlambat pulang kerumah, tetapi sekarang sebaliknya, orang tua akan merasa jengkel karena anaknya hanya menghabiskan wakru dirumah tanpa ikut besosialisasi diluar rumah, tetapi itulah realita sekarang, semakin majunya perkembangan teknologi maka peradaban juga ikut berubah.

Game online tentu memberikan dampak bagi pemainnya baik dampak positif mapun dampak negatif. Dampak positif game online yaitu dapat meningkatkan daya fokus seseorang, melatih seseorang untuk berfikir secara cepat dalam mengambil keputusan, melatih skill motorik melalui pergerakan jari tangan dan koordinasi mata, permainan game online juga dapat menghubungan pemainnya dengan pemain lain diseluruh dunia sehingga dapat memperluas jaringan sosial.

Diantara dampak negatif dari game online yaitu dapat merusak mata karena berhadapan terlalu lama dengan monitor, dapat menjadikan seseorang candu, menjadikan seorang menjadi cuek dan acuh terhadap lingkungan sekitar.

Untuk mencegah dampak negatif game online maka diperlukan upaya dan kerjasama baik dari keluarga, sekolah, maupun pemerintah. keluarga merupakan salah satu agen sosialisasi bagi anak, dan dikatakan sebagai agen sosialisasi primer karena proses sosialisasi yang pertama dan utama bagi seorang anak.

Dengan begitu, orang tua mempunyai peluang besar untuk memantau dan mengawasi setiap tindakan anak-anaknya dengan cara memberikan batasan waktu dalam bermain game online, dan menunjukkan rasa peduli terhadap kegiatan yang dilakukan anak baik dirumah maupun diluar rumah, dengan begitu mereka terawasi dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat dandari hal yang sia-sia.

Sekolah juga ikut andil dalam upaya mencegah dampak negatif dari game online dengan cara memberikan arahan dan pengetahuan kepada siswa akan dampak negatif yang muncul akibat berlama-lama bermain game online, misalnya turunnya minat belajar, tidak disiplin waktu, dan lainnya. Sehingga sedikit banyaknya siswa dapat mencerna nasihat-nasihat yang diberikan oleh guru di sekolah.

Dan yang terakhir pemerintah, pemerintah punya peluang besar untuk meminimalisir dampak negatif dari game online dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, misalnya pemberian rating pembatasan umur pada game yang ada, sehingga semua dapat terkontrol dengan baik.

Oleh karena itu untuk menciptakan generasi yang cerdas maka dibutuhkan usaha-usaha yang ampuh, dibutuhkan kerjasama baik dari keluarga, sekolah, masyarakat, maupun pemerintah. Bekerja sama dalam membina generasi muda sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah mengukir berbagai prestasi, dan membawa harum nama bangsa dimata dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here