Home Aceh BLT Menyapa Kenapa Pertikaian Tiba…?

BLT Menyapa Kenapa Pertikaian Tiba…?

60
0

Oleh: Ira Ulvawati, Mahasiswa Uin Ar- Raniry Prodi Sosiologi Agama

Berbagai kebijakan ditempuh oleh pemerintah dalam menghadapi pademi virus corona. Tak hanya kebijakan yang mengatur sejumlah unit kesehatan, politik, social,budaya serta ekonmi. permasalahan ekonomi pada setiap masyarakat mengalami penurunan selama pandemi.

Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk tetap memenuhi ekonomimasyarakat terutama masyarakat miskin. Pemerintah menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat selama pandemi. Setiap masyarakat mengalami kekurangan ekonomi yang berbeda- beda.

Dalam menanggapi hal tersebut pemerintah mengambil jalan tengah untuk menyalurkan bantuan langsung tunai( BLT) yang berkisar RP600.000 kepada masyarakat miskin tanpa harus melengkapi syarat apapun.

Pemerintah pusat serta pemerintah daerah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yaitu bantuan yang di salurkan kepada masyarakat miskin yang terdampak covid-19, melalui bantuan ini pemerintah berharap masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun tidak bekerja di luar rumah ynag disebabkan oleh pandemi. Namun selama bantuan tersebut berjalan tidak sesuai dengan ekspektasi masyarakat.

Masyarakat mengira bantuan tersebut akan terbagi secara merata Khususnya masyarakat miskin.Timbulnya pertikaian antar maysrakat disebabkan oleh data yang dikumpulkan tidak valid yang menyebakan pertiakaian antar masyarakat. Hal ini masih sering terjadi di setiap daerah. Bahkan masih terdapat masyarakat miskin yang sama sekali tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Padahal bantuan tersebut dikhususkan untuk masyarakat miskin. Untuk mengurangi pertikaian, perangkat desa seharusnya lebih teliti dan cermat dalam melakukan pemeriksaan data setiap masyarakat agar tidak terjadinya pertikaian. Pertikaian tidak akan terjadi jika perangkat desa mengatur dan memeriksa setiap masyarakatnya yang miskin dengan lebih teliti agar tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan.

Jika pelaksanaan penyaluran tersebut tidak dilakukan dengan baik, adil serta bijaksana. Maka akan mudah terjadinya pertikaian, serta muncul stigma-stigma buruk bahwa penyaluran tidak baik. Dalam menyalurkan bantuan kepada setiapmassyarakat. Pemerintah menjadi garda terdepan dalam bagian tersebut. Ketua RT, kepala dusun maupun sejumlah perangkat desa lainnya menjadi tanggung jawab besar atas apa yang terjadi pada masyarakat.

Setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pasti ada titik kelemahan dan kelebihan. Bahkan manusia saja juga memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing . Hal tersebut tidak bisa di pungkiri oleh siapa pun. Salah satu nya dari bantuan langsung tunai( BLT) yang mempunyai titik kelemahan yaitu; bantuan yang disalurkan kepada masyarakat tidak terbagi secara merata.

Pembagian BLT tidak selalu menyisahkan gejolak ditengah masyarakat. Karena aka nada masyarakat miskin yang tidak masuk daftar dikarenakan data yang tidak valid kemudian mengakibatkan pertikaian antar masyarakat dan juga kepala desa bantuan ini dinilai kurang efektif untuk mencegah kemiskinan selama pandemi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here