Home Daerah Aceh zona hijau dari covid-19

Aceh zona hijau dari covid-19

Oleh ; T.abrar Shah alam

Wabah virus covid-19 tak henti-henti nya menjadi bahan pemberitaan hangat yang ditayangkan ditv, koran, smartphone, dan alat sosial media lainnya. Covid-19 atau severe acute respiratory syndrome corona virus yang menyerang sistem pernafasan. Covid-19 atau sebutannya corona pertama kali ditemukan dikota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia.

Saat ini Indonesia telah mendirikan perintah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) disetiap daerah yang telah mengalami wabah virus corona tersebut. Di daerah Jawa, khususnya Jakarta mengalami gejala wabah yang parah sehingga banyak yang terinfeksi virus corona.

Berita menyatakan bahwa kematian karena wabah virus corona di Indonesia telah mencapai 1.721 orang dan kematian tersebut berasal dari daerah Indonesia bagian Tengah, di Indonesia bagian Barat dan Timur jarang diberitakan tentang kematian virus corona.

Di Aceh sudah diberitakan beberapa orang yang terisolasi namun dalam kasus tersebut banyak pasien yang sembuh tanpa adanya berita kematian. Pemerintah Aceh telah menetapkan sebagai daerah zona hijau tanpa menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hanya menerapkan untuk menjaga kebersihan, jaga jarak, dan jangan membuat kerumunan dan hal itu pun sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Aceh sebelum datangnya covid-19.

Berikut penjelasan mengapa Aceh dianggap sebagai zona hijau :

 

1. Lokasi Aceh jauh daripada tempat infeksi

Daerah pertama yang terinfeksi virus corona di Indonesia adalah Jakarta, karna Jakarta merupakan pusat perdagangan dan imigran dari Cina. Kemudian menjalar ke sekitar Jakarta sehingga pemerintah Jakarta mempersiapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara langsung atar memutuskan jaringan virus ke daerah lain. penyebaran virus corona hanya berada di sekitar Jawa, sehingga penyebaran tersebut tidak akan sampai di Aceh. Plt Gubenur Nova menyatakan “ yang positif ini (covid-19) pun datang dari klaster covid, misalnya Magetan, Sumatra utara, Bogor, Batam, dan lain-laain. Jadi aceh sendiri transmisi internal nya relatif tidak ada”.

 

2. Masyarakat Aceh patuh kepada aturan pemerintah dan Ulama

Sifat orang-orang Aceh yang masih ada dari zaman dulu sampai sekarang, yakni patuh terhadap Ulama dan pemerintah. Karna masyarakat Aceh tahu bahwa setiap gagasan daripada para Ulama dan pemerintah diAceh adalah bermanfaat bagi mereka juga. Sehingga tidak ada yang memberontak ataupun protes dalam hal keputusan. Pada saat PSBB diselenggarakan, masyarakat Aceh benar-benar mematuhinya. Bahkan setiap daerah didirikan posko keamanan covid-19 agar mencegah orang asing masuk sembarangan.

 

 

 

3. Masyarakat Aceh berpositif thinking

Kebanyakan korban covid-19 dipengaruhi gejala ketakutan dan keresahan. Sehingga membuat immune didalam tubuh berkurang dan mudah diserang oleh penyakit walaupun itu bukan virus covid-19.Masyarakat Aceh selalu berpositif thinking dalam cobaan ini. Tidak terlalu berpikiran buruk akan kedepannya bagaimana. Menurut dr. Allert Bennedicto Leuan Noya, bila seseorang berpositif thinking, maka immune didalam tubuh akan meningkat dan menjaga stabilitas tubuh sehingga penyakit tidak dapat masuk dengan mudah.

 

Juru Bicara Pemerintahan Penanganan Virus Corona (covid-19), Achmad Yurianto menyatakan : “Sudah bisa menyaksikan bersama sebagaimana upaya yang dilakukan secara bersama-sama secara terkoordinasi secara kendali dengan baik dan bersifat antisipatif yang dilaksanakan oleh pemerintahan Aceh”. Penanganan covid-19 di Aceh, kata yuri bisa dijadikan pembelajaran untuk daerah lain dalam melandaikan kurva covid-19. “ ini adalah bentuk-bentuk yang bisa kita tiru ini pembelajaran baik yang bisa kita ikuti dan kita melihat contoh. Peran serta masyarakat menjadi kunci didalam kaitan dengan pengendalian covid-19 ini,” ujarnya.

 

Dengan kebiasaan masyarakat Aceh tersebut, kita dapat memutuskan rantai wabah covid-19 dan dapat menyelamatkan banyak Masyarakat lain. Semoga wabah ini dapat hilang dan keadaan membalik seperti semula, amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here